Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional, Prajurit Yonkes 1 Marinir TNI AL Mantapkan Prosedur Hadapi Ancaman

Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (​Jakarta). Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan Tempur serta kesiapan dukungan kesehatan, prajurit Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Yonkes 1 Mar) menggelar latihan kesiapsiagaan operasional difokuskan pada penguatan mental, fisik, serta ketajaman prosedur teknis dalam menghadapi dinamika ancaman di medan operasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Mako Batalyon Kesehatan 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (31/03/2026).

​Kegiatan diawali dengan apel kelengkapan personel dan material yang dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Yonkes 1 Marinir Kapten Laut (K) dr. Andrey Asmaraman Anapitu yang menyampaikan bahwa sebagai satuan kesehatan lapangan, setiap prajurit harus memiliki naluri tempur yang tajam sekaligus kemahiran medis yang mumpuni.

​Pasiops menginstruksikan agar seluruh personel mampu melakukan pergerakan cepat dalam situasi darurat, mulai dari tahap persiapan hingga penggelaran unsur kesehatan di titik yang ditentukan.

“​Pentingnya penguasaan prosedur tetap (Protap) operasi, baik dalam taktik pengamanan diri maupun prosedur evakuasi medis di bawah tekanan (Medical Evacuation under Fire),” tegas Pasiops dalam arahannya.

​Latihan ini merupakan implementasi dari perintah satuan atas untuk membentuk prajurit Korps Marinir yang profesional, modern, dan tangguh. Dengan kesiapsiagaan yang teruji, Yonkes 1 Marinir dipastikan tidak hanya berperan sebagai penyembuh di medan laga, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga moril pasukan melalui dukungan kesehatan yang cepat, tepat, dan akurat.

Related posts